Home>>Berita dan Kegiatan
Dosen PS Agribisnis Mengisi Kuliah Umum Di Msu Thailand
Oleh: Tim Berita PS Agribisnis
Jember, 20 Januari 2026
Home>>Berita dan Kegiatan
Dosen PS Agribisnis Mengisi Kuliah Umum Di Msu Thailand
Oleh: Tim Berita PS Agribisnis
Jember, 20 Januari 2026
Dalam upaya memperkuat jejaring internasional dan berbagi pengetahuan tentang potensi pertanian lokal, dosen Program Studi Agribisnis Universitas Jember (UNEJ), Ahmad Zainuddin, S.P., M.Si., diundang sebagai narasumber dalam kuliah umum di Mahasarakham University (MSU), Thailand. Kegiatan bergengsi yang berlangsung pada tanggal 14 Januari 2026 ini menjadi ajang diskusi ilmiah antara akademisi Indonesia dan Thailand, khususnya dalam bidang pengembangan komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi.
Pada kesempatan tersebut, Ahmad Zainuddin menyampaikan materi dengan topik "From Field to Fortune: Exploring Indonesian Tobacco's Production, Processing, and Economic Potential ". Di hadapan para mahasiswa dan dosen Fakultas Teknologi MSU, ia memaparkan secara komprehensif tentang ekosistem agribisnis tembakau di tanah air, mulai dari hulu hingga hilir. Ia menjelaskan bahwa Indonesia memiliki kekayaan varietas tembakau lokal yang khas, seperti tembakau Temanggung, Madura, dan Deli, yang masing-masing memiliki karakteristik unik dan pasar tersendiri, baik di dalam negeri maupun mancanegara.
Lebih lanjut, dosen yang aktif dalam penelitian tanaman semusim ini menyoroti tantangan dan inovasi dalam industri tembakau nasional. Ia membahas isu keberlanjutan, fluktuasi harga, serta dinamika regulasi yang mempengaruhi kesejahteraan petani. "Pengembangan agribisnis tembakau tidak hanya berbicara tentang peningkatan produksi, tetapi juga tentang bagaimana membangun sistem yang adil dan berkelanjutan bagi petani, serta adaptasi terhadap perubahan iklim dan preferensi pasar global," ujar Ahmad Zainuddin dalam presentasinya.
Kehadiran akademisi asal Indonesia ini mendapat sambutan antusias dari sivitas akademika Mahasarakham University. Para peserta kuliah umum terlibat aktif dalam sesi tanya jawab, menunjukkan ketertarikan yang besar terhadap komparasi sistem agribisnis tembakau di kedua negara. Thailand sendiri dikenal memiliki industri tembakau yang juga maju, sehingga diskusi ini membuka peluang untuk saling belajar, misalnya dalam hal teknik budidaya pasca-panen atau strategi pemasaran produk turunan tembakau.
Kuliah umum ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi kerja sama yang lebih konkret antara PS Agribisnis UNEJ dan MSU Thailand di masa mendatang, seperti kolaborasi penelitian dosen, pertukaran mahasiswa, atau program magang internasional. Melalui forum ilmiah seperti ini, wawasan dosen dan mahasiswa diperluas tidak hanya pada skala nasional, tetapi juga regional ASEAN, sekaligus mempromosikan potensi agribisnis Indonesia di kancah global.